Postingan

Pandangan Buruk oleh Penumpang BIAS di Akhir Agustus 2025

          Saya menaiki KRDI BIAS sejak 571B dari Kadipiro sampai Soemarmo pada 30 Agustus 2025 dengan K3 3 09 17-20 Depo Solo Balapan (Slo). Setelah perjalanan 571B sampai Soemarmo, saya melanjutkan perjalanan 572B sampai Caruban. Perjalanan ke Caruban dengan BIAS ini menjadi percobaan awal untukku setelah perpanjangan rute KA BIAS ke Caruban. Setelah itu, saya tetap melanjutkan perjalanan sampai selesai di 575A agar puas dengan mesin KRDI.           Pengamatan terhadap mesin dan penumpang tetap menjadi perhatianku untuk perjalanan pertama KA BIAS ke Caruban. Setelah 571B tiba di Soemarmo, aku keluar dan masuk ke rangkaian kembali setelah pemeriksaan tiket. Di saat itu, saya mengincar tempat duduk di K3 3 09 17 dengan kursi 6D. Posisi 09 17 ini menjadi incaranku karena aku suka duduk di tempat genset yang panas dan mesinnya diyakini candu pada ruangan yang telah dibagi dengan genset karena suara mesin pasti lebih terkumpul di a...

Perasaan di Masa Pandemi Covid-19 Bagian Pertama

Gambar
Mahija Parama Ascarya Supala (me) dengan Lokomotif Dinas KA 282 Matarmaja (Gapeka 2023) Ketika membahas sebuah perasaan pribadi, semua memiliki perasaan pribadi tersendiri, terutama untuk diriku sendiri sebagai orang yang secara berkala bersikap individualis yang hidup di masa Pandemi Covid-19. Orang individualis bisa juga disebut orang pribumi. Orang pribumi bisa bersifat sesat, bisa bersifat mendidik, dan bisa bersifat senang berbagi suatu hal dari segi tindakan. Menurut orang individualis sepertiku,  kepuasan dapat timbul di dalam diriku saat dianggap aktif menyalurkan  pemahaman, pengetahuan, dan kepribadian melalui berbagai media sosial, seperti halnya WhatsApp, Twitter, Instagram, dan media sosial lainnya. Orang individualis dapat membagikan ilmu atau informasi dengan kesan yang panjang agar terlihat berbeda dari yang lain, tidak seperti orang pada umumnya yang suka pesan singkat. Jangankan pesan singkat, orang umum lebih menyukai bahasa sehari-hari, bahasa slang, dan ba...